Archive for the ‘My Naked Traveler’ Category

Allhamdulillah akhirnya saya bisa menceritakan perjalanan saya 4bulan yangg lalu.Saat itu saya
Bersama 4 orang teman,yaitu Cibot(Kendari),Wayan(Bali),Jein(Maluku),dan saya sendiri.Kami memulai
p'jalanan dari Makassar dengan kota tujuan pertama Palopo.Ini adalah kesekian kalinya saya travelling
ditemani teman-teman saya,biasany sih kalo urusan travelling saya lebih suka seorang diri.

24 Januari 2011 perjalanan pertama kami dimulai dengan jarak antara Makassar-Palopo ±390KM,berangkat
dari Makassar pukul ±17.10 menggunakan mobil angkutan umum(Panther) Rp 45,000/orang.Perjalan Makassar-
Palopo kami tempuh dalam waktu ±9jam,kami tiba dipalopo pukul ±2 dini hari,karena tidak memiliki
kerabat apa lagi keluarga dan juga uang saku yang kami bawah sangat terbatas,kami pun memutuskan untuk
menginap diMasjid Agung kota Palopo.Sesampainya kami dimasjid agung Palopo,langsung saja saya dan teman-
teman langsung mengambil tempat u/istrahat sampai pagi menjemput,saya pun langsung membentangkan matras,
begitu juga dengan ke-3 teman saya.±3 jam kami istrihat,waktu shalat subuh pun masuk,saya dan teman-
teman dengan lincahny bangun dan merapikan matras dan bersiap-siap untuk shalat subuh,salah satu dari 
teman saya adalah non muslim jadi ketika kami sedang beribadah dia (Wayan) pun mendapat tanggung jawab
sebagai penjaga barang bawaan kami.Pagi pun datang menjemput dan kami pun tentunya sudah siap walaupun
istrahat kami masih kurang.

Tiang Tengah Yang Terbuat dari Pohon Cinaduri

Tujuan pertama kami adalah Masjid Tua Palopo,namany adalah Masjid Djami' Tua Kota Palopo.Mesjid ini
merupakan masjid Kerajaan Luwu oleh Raja Luwu yang bernama Datu Payung Luwu XIV Pati Pasaung Toampanangi
Sultan Abdullah Matinroe pada tahun 1604M.Dinamakan Tua karena masjid ini usiany sudah sangat tua.
Sebagian masyarakat mengatakan bahwa bagi siapapun yang berkunjung kekota palopo,tidak akan resmi jika
belum menyentuh tiang utama dari masjid ini yang terbuat dari pohon Cinaduri,dan tembokny yang terbuat
dari campuran putih telur.Istimewany lagi,untuk masuk kemasjid ini tidak dipungut biaya apapun alias
Gratissss,"siapa sih didunia ini yang gak mau berwisata gratis".tanpa basa-basi jeprat-jepret sana-sini
pun tak di-lewatkan,meskipun kamera yang kami gunakan lumayan jadul dengan sedikit kerusakan :).Setelah
Puas berada didalam Masjid Djami' Tua.kami berniat untuk meninggalkan kota Palopo,sebelum meninggalkan
kota Palopo kami memutuskan untuk mengisi perut terlebih dahulu.Karena Biaya perjalan kami ini kami tekan
serendah mungkin,kami pun memutuskan untuk makan disekitar pasar pagi"biasanya warung makan disekitar
pasar hargany murah,meriah:)". Setelah puas dengan makanan seadanya dan botol isi ulang kami sudah terisi
dengan penuh kembali,kami pun melanjutkan perjalanan dengan tujuan Toraja,siang saat itu cuaca kota Palopo
sangat Cerah,dengan semangat kami langsung menuju jalan poros Palopo-Toraja untuk mencari tumpanga.Dengan
modal jempol,satu-persatu kendaraan yang lewat dihadapan kami tak terlewatkan kami acunggkan jempol untuk
meminta tumpangan,tapi tak satupun yang bersedia,akhirnya kami memutuskan untuk istrahat sejenak,asik
istrahat tiba-tiba salah-satu dari teman saya mendapatkan tumpangan,hari itu kami mendapatkan tumpangan
mobil Truck pengangkut batu untuk perbaikan jalan,allhamdulillah akhirnya kami sudah berada diatas truck,
hari itu saya dan wayan duduk didepan disamping pak supir,"jadi ingat lagu waktu kecil dulu" sementara 
2teman saya wayan dan jein harus berbagi tempat dengan bebatuan dibelakang.Tak lama kemudian pak supir
berhenti dan bertanya:
Supir: Mau ki Kemana De...?
Saya & Wayan : Toraja Pak
Supir : Aiihh sampai sini ji de,mau ka lagi kembali kepalopo ambil batu
Saya & Wayan: Iye nd papa ji pak"sambil teriak kearah belakang memberitahu ke-2 teman saya yang ada disana
bahwa trucknya harus berhenti disini".

Akhirnya mau tidak mau kami harus turun dari truck tumpangan kemudian melanjutkan perjalanan untuk
sampai ketorja sebelum malam hari,saat ini kami berada dijalan yang menghubungkan Palopo-Toraja yang
saat itu sedang dalam perbaikan.Sebelum melanjutkan dengan mencari tumpangan selanjutnya,kami menyempatkan
untuk menyegarkan badan dengan air gunung yang tersebar disepanjang jalan,setelah puas dengan air gunungnya
yang segar,kami mmelanjutkan untuk berjalan kaki sambil mencari tumpangan.Tidak lama kami berjalan akhirnya
kami mendapatkan mobil tumpangan untuk ke-2 kalinya,saat itu mobil yang kami tumpangi Mitsubishi Strada
Triton.Untungnya lagi mobil yang kami tumpanggi tujuan terakhirnya adalah desa terluar yang ada diToraja,
jadi kami tidak perlu lagi sibuk untuk mencari tumpangan berikutnya,karena dari desa ini kami bisa naik
angkutan umum untuk sampai dikota toraja.
JL.Poros Palopo-Toraja
Sore basah yang mana toraja baru saja dianugerahi hujan saat itu menyambut kedatangan kami,
pak supir menurunkan kami diS.P.B.U yang saat itu masih dalam tahap pengerjaan.Selanjutnya kami
memutuskan untuk istrahat sejenak disini untuk melaksanakan shalat adzhar dimusholla S.P.B.U 
sekaligus untuk mandi,Dari sini kami melanjutkan perjalanan menuju Toraja kota dengan naik angkutan
umum.10 menit kemudian kami pun tiba diRantepao-Toraja.
Ke-3 teman saya Cibot(Kendari),Wayan(Bali),Jein(Maluku)
Air Terjun Lembanna

Air Terjun Lembanna - Malino

Kota Malino, yang letaknya 90 km arah selatan Kota Makassar, tepatnya di Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, adalah salah satu kawasan wisata alam yang memiliki daya tarik yang luar biasa, Ya ga kalah la ama kawasan puncak Bogor ataupun Bandung.

Jalan menanjak dan berkelok-kelok ditambah sedikit debu dengan melintasi deretan pegunungan dan lembah yang indah,mengantarkan kita ke kota Malino. Kawasan tersebut terkenal sebagai kawasan rekreasi dan wisata sejak zaman penjajahan Belanda.

Banyak pengunjung yang datang baik dari Kota Makassar maupun dari daerah-daerah lain di Sulawesi Selatan untuk mendapatkan tempat rekreasi dan refreshing yang nyaman, terutama pada saat weekend atau liburan.Saya Sendiri Hampir 2blan sekali kemalino.

Yang membuatnya istimewa adalah di Malino bukan hanya terdapat vila dan penginapan di perbukitan tempat menikmati hawa dinginnya dengan pesona alam yang luar biasa, tetapi juga tempat yang berketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut ini memiliki objek-objek wisata yang menarik dan potensial akan flora dan fauna yang beraneka ragam.Salah  satuny adalah Air Terjun Takapala,Air Terjun Ketemu Jodoh,Air Terjun Lembanna yang ke-3nya memiliki daya tarik tersendiri,dan pastiny memiliki air yang sangat sejuk menyegarkan,Bagi saya tempat ini adalah salah satu tempat favourit saya u/liburan terutama air terjun-nya.

Air Terjun Takapala-Malino Numpang #Narsis Ya

Nikmati Resort Wisata Bahari Pulau pasir lumayan putih Fasilitas lumayan lengkap di Kota Makassar, Sulawesi-selatan. Pulau ini berjarak -/+ 1 km dari kota Makassar, Hanya Ditempuh selama 5 Menit menggunakan kapal speedboat & 15 menit kapal reguler

Beberapa Fasilitas2 Pulau Khayangan adalah Gamacca Resort & Cottage terapung, Outbound & Flying fox, Kapal Reguler &  Kolam renang, Panggung Event, Restaurant & Coffe shop, Bilyard, Karaoke room, Room service 24jam, Playground, Meeting room, Mushollah, Live music Electone & Dj, Badut teletubbies, Spot terumbu karang, Gazebo, Anjungan aquarium, Kapal pesiar, Area mancing, Sunset view Pelabuhan makassar view, Penyewaan Olahraga air : banana boat, Kapal mancing, Tour pulau2 makassar, Snorkeling, Jetski, Penyewaan Olahraga darat : ATV Cross, Futsal pantai, Voli pantai, Tenis meja, Basket ring, Pembakaran ikan, Kursi payung pantai, ayunan pohon, Public toilet air tawar, Pos polisi 24 jam, Minimarket, Free wifi hotspot, Karaoke pantai, Pantai Pasir putih, Laut yang jernih, Tulang ikan duyung.

Jika saudara kawan berada dipulau ini dimalam hari,maka anda akan mendapatkan view yang indah,Sepanjang Pantai Losari dengan ribuan lampu.pulau ini b’hadapan langsung dengan pelabuhan makassar,sepanjang JL.Nusantara dan JL.Penghibur.

Catatan;Buat teman yang ada dimakassar atau sekitarnya, yang hanya memiliki short weekend,pulau kayangan adalah salah satu alternatif wisata alam terdekat,dan tergolong murah.

Happy Traveler